klik disini untuk mendengarkan

<Klik Online Blackberry/Android>


Pencarian
Polling
Bagaimanakah Website Masjid Agung Jami Malang ?
 
Jumlah Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini443
mod_vvisit_counterKemarin729
mod_vvisit_counterMinggu Ini6327
mod_vvisit_counterMinggu Lalu3786
mod_vvisit_counterBulan Ini14236
mod_vvisit_counterBulan Lalu18365
mod_vvisit_counterJumlah925738

We have: 2 guests online
IP: 54.196.198.213
25 Apr, 2014







PostHeaderIcon Terbaru

PostHeaderIcon Sejarah


Masjid adalah sebuah institusi amat penting dalam kehidupan umat Islam. Selain itu, masjid merupakan sarana keagamaan yang memiliki makna strategis bagi umat Islam, tidak saja dalam masalah ritual keagamaan tapi juga berkaitan dengan persoalan-persoalan kemasyarakatan, sosial dan budaya dalam arti luas.

Sebagai masjid utama di Kota Malang, Masjid Agung Jami’ yang terletak di Jalan Merdeka Barat No 3 Malang juga tidak lepas dari fungsi-fungsi tersebut.  Apalagi posisi Masjid Agung Jami’ Malang yang awal berdirinya bernama Masjid  Jami’ itu letaknya cukup strategis dipusat kota. Tepatnya di sebelah barat alun-alun pusat kota Malang. Di sebelah selatan masjid terdapat bangunan Bank Mandiri (eks. Bank Bumi Daya) dan di sebelah utara terdapat bangunan kantor Asuransi Jiwasraya.

Selanjutnya...

PostHeaderIcon Ketua Takmir Masjid Jami Malang Meninggal

Ketua Takmir Masjid Jami Malang Meninggal
Ribuan Jamaah Salati Jenazah KH Kamilun

Ribuan jemaah memenuhi Masjid Jami' Kota Malang untuk menyalatkan jenazah Ketua Takmir Masjid Jami' Kota Malang yang juga mantan kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang , KH Kamilun Muhtadin, Selasa (17/7/2012) pukul 12.00 WIB.

Banyaknya jemaah yang datang menyebabkan Jalan Merdeka Barat ditutup total. Kendaraan memenuhi ruas jalan yang berada didepan Masjid Jami' tersebut. Bahkan beberapa lahan parkir yang ada di sekitar Alun-alun Kota Malang terpaksa memasang papan petunjuk parkir mobil penuh.

Selanjutnya...

 

Kisah Dua Tukang Sol

Mang Udin, begitulah dia dipanggil, seorang penjual jasa perbaikan sepatu yang sering disebut tukang sol. Pagi buta sudah melangkahkan kakinya meninggalkan anak dan istrinya yang berharap, nanti sore hari mang Udin membawa uang untuk membeli nasi dan sedikit lauk pauk. Mang Udin terus menyusuri jalan sambil berteriak menawarkan jasanya. Sampai tengah hari, baru satu orang yang menggunakan jasanya. Itu pun hanya perbaikan kecil.

Perut mulai keroncongan. Hanya air teh bekal dari rumah yang mengganjal perutnya. Mau beli makan, uangnya tidak cukup. Hanya berharap dapat order besar sehingga bisa membawa uang ke rumah. Perutnya sendiri tidak dia hiraukan.

Selanjutnya...

 

Cara Sujud yang Benar

Para ulama fiqih mendifinisikan shalat sebagai tindakan-tindakan dan ucapan-ucapan yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Tindakan-tindakan dan ucapan-ucapan itu selanjutnya dinamakan rukun dan pemenuhannya menjadi satu keharusan. Berarti, bila tidak dikerjakan mengakibatkan shalatnya batal. Atau disebut sunnah jika berfungsi sebagai pelengkap dan penyempurnaan saja. Sehingga, kalau ditinggalkan, tidak sampai berakibat membatalkan shalat.

Selanjutnya...

 

PostHeaderIcon Kisah Teladan

MA’RUF AL-KURKHI (Salah Satu Murid Para Malaikat)

Muhammad bin al-Mudzaffar berkata, "Diriwayatkan kepada kami bahwa semula kedua orang tua Abu Mahfudz Ma’ruf bin Fairuz al-Kurkhi adalah orang Persia yang beragama Nasrani.

Keduanya menyerahkan pendidikan anaknya (Ma’ruf) sejak dini untuk belajar menulis kepada seorang alim. Suatu hari sang guru memberi pelajaran, katakan, 'Tuhan Bapa, Tuhan Anak, Dan Tuhan Ibu.' Ma’ruf membantah dengan mengatakan, 'Tuhan hanya satu.' Kemudian sang guru memukulnya.

Guru pun melanjutkan pengajarannya untuk mengucapkan seperti yang semula. Lagi-lagi Ma’ruf menolak, dia mengucap-kan, 'Tuhan itu satu.' Pada lain hari sang guru memukul dengan pukulan yang lebih keras, maka Ma’ruf pun melarikan diri.

Selanjutnya...

PostHeaderIcon Profile Kyai

KH. Anwar

Lahir di Probolinggo (tidak diketahui tanggal dan tahun kelahirannya). Wafat Tahun 1992, Dimakamkan di Komplek Pesantren Annur Bululawang. Pendidikan Pesantren Siwalan Panji Sidoarjo dan Pesantren Sidogiri Pasuruan, dll. Putra/Putri 7 Orang

Perjuangan/Pengabdian :
Pendiri Ponpes Annur Bululawang, Mustasyar NU Kabupaten Malang.

Kiai Ahli Mujahadah, Pemerhati Ilmu

Selanjutnya...

PostHeaderIcon Mutiara Kalam

Ada tiga golongan yang ditakuti Rasulullah SAW yang akan muncul dari golongan umat Islam.

1. Ahli agama yang tersesat.
2. Orang yang selalu mengikuti hawa nafsunya.
3. Pemimpin yang durhaka

Selamat Datang di Website Resmi Masjid Agung Jami Malang - Indonesia , Kirimkan Kritik, Saran dan Informasi ke admin@masjidjami.com
<---